Yogyakarta, 21-12-2012
Momentum peristiwa ini
juga adalah salah satu yang tak mungkin kulupakan. Historis individu yang cukup
mampu merubah paradigma dan pola pikir jiwa kepemimpinan saya. Meski pada tahun
sebelumnya, dalam kompetisi pemilihan presiden BEM Fakultas saya mengalami
kekalahan. Tapi, yang jelas pemuda yang baik adalah yang menerima kekalahan dan
tidak berlama-lama dalam wilayah itu. Dari setiap peristiwa kita bisa mengambil
pelajaran. Kali ini selain tuntutan dari rekan-rekan Organisasi untuk bisa
men-transformasi dunia organisasi IAIN diskala lokal maupun Nasional akhirnya
aku memutuskan untuk kembali berkompetisi di wilayah dan orientasi yang lebih
besar-BEM IAIN. Sebuah courage untuk mengambil keputusan tidak
mudah memang. Tapi, yang jelas pemuda tak selayaknya terus menjadi penonton.
Saatnya untuk mengambil posisi terdepan dan terlibat dalam pembangunan bangsa
ini.
 |
| Lembar Kampanye:-D |
 |
| Akhirnya Wajah Dekil Muncul di Koran :-D |
Dan akhirnya pada Senin 14 Juni 2010 mahasiswa mempercayakan kepada saya amanah ini. Saya bertekad untuk terus membuat perubahan ke arah positive.
0 comments:
Posting Komentar